Rabu, 26 September 2012

Suami Lebih Berhak Terhadap Istri

Pertanyaan
Bismillah. Saya seorang suami yang ditinggal istri pulang ke rumah keluarga istri selama lebih dari sebulan. Saya tidak setuju, tetapi istri tetap tinggal disana. Adakah ayat/hadits yang menguatkan bahwa saya lebih berhak atas istri daripada mertua saya? Jika saya tidak menafkahi  istri selama tiga bulan dengan tujuan memberi pelajaran istri, apakah jatuh talak?
Dijawab oleh Al-Ustadz Muhammad as-Sarbini
  1. Istri Anda telah melakukan nusyuz (kedurhakaan) dengan hal itu, dia wajib bertobat dan kembali kerumah Anda untuk menunaikan kewajiban selaku istri.
  2. Terdapat hadits-hadits sahih yang menunjukkan bahwa hak suami atas istri lebih kuat daripada hak orang tuanya
  3. Boleh memberinya pelajaran dengan memutus nafkahnya selama ia masih berbuat nusyuz sampai ia bertobat.
Namun, talak tidak jatuh dengan sekedar memutus nafkah karena nusyuznya, selama tidak menjatuhkan talak kepada istri dengan ucapan atau tulisan.
(Majalah Asy-Syariah, Vol. VIII/No. 86/1433H/2012-Rubrik Tanya Jawab Ringkas)
http://nikahmudayuk.wordpress.com/2012/09/03/suami-lebih-berhak-terhadap-istri/

0 komentar:

Poskan Komentar